Miris, Wartawan Dilarang Peliputan Diloksi Proyek Rehap Bangunan SMPN 1 Tumpaan

    Miris, Wartawan Dilarang Peliputan Diloksi Proyek Rehap Bangunan SMPN 1 Tumpaan
    Ketua LSM LAKI Minsel Hanny Pantow

    Minsel, - Proyek rehap sekolah SMPN 1 Tumpaan yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus(DAK) menjadi tanda tanya, ini ketika awak media indonesiasatu.co.id melakukan peliputan terkait proyek tersebut, Kamis(7/10/2021). 

    Saat awak media akan melakukan peliputan pengambilan gambar datang dua orang yang tidak dikenal dan langsung melarang untuk mengambil gambar bangunan yang lagi direhap. 

    Kedua orang tersebut bertanya siapa dan awak media langsung menjawab saya dari Pers, dan ditanya dari Pers mana, langsung menjawab juga Pers Minsel, setelah mendengar dari Pers kedua orang tersebut langsung mengatakan, nimboleh ambe gambar disini ini masih sementara bekeng kalu soklar baru boleh, ucap seorang yang tidak mau memberitahukan identitas dirinya dengan ciri has logat manado.

    Selaku awak media langsung bertanya tanya ada apa sebenarnya dengan Proyek ini, saat itu pula awak media langsung mengatakan kepada mereka Pers adalah mitra pemerintah, tugas kami adalah kontrol sosial, skarang harus transparan dan terbuka kepada masyarakat, karena telah diatur dalam UU no 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik(KIP), jelas awak media.

    Selanjutnya saat ditanya Papan Proyek, kedua orang tersebut mengatakan tidak tau, setelah awak media mencari papan proyek tersebut dan ternyata ada, tetapi ketika akan melakukan pengambilan gambar kedua orang tersebut berlari mengambil papan proyek tersebut lalu disimpan.

    Pemerhati Minsel yang juga Ketua LSM Laskar Anti korupsi Indonesia(LAKI) Minsel Hanny Pantow angkat bicara, " sangat disayangkan seharusnya kejadian ini tidak terjadi, inikan hanya peliputan pengambilan gambar bangunan yang sementara direhap serta dengan papan proyeknya, agar diketahui masyarakat, bagaimana modiketahui masyarakat progres pekerjaannya dan anggarannya kalau pelaksanaannya tidak transparan, jelas Pantow.

    Lanjut Pantow, " sekarang bukan massanya lagi untuk tertutup sekarang massanya transparan terbuka kepada masyarakat, seperti dalam UU no 14 Tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik(KIP). Ungkapnya.

    Menjadi pertanyaan kenapa awak media dilarang mengambil gambar dilokasi pembangunan rehap sekolah tersebut, sampai berita ini ditayangkan belum diketahui siapa pihak kontraktornya.

    Donald stenly

    Donald stenly

    Artikel Berikutnya

    Kepsek Polii Mulai Melakukan Penataan Lingkungan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Herman Djide.B verified

    Rosmini

    Rosmini verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 24

    Registered: Feb 14, 2022

    Andi Gunawan Riothallo

    Andi Gunawan Riothallo verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 8

    Registered: Apr 10, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 1

    Registered: Sep 28, 2020

    Agus Subekti

    Agus Subekti verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Feb 4, 2022

    Profle

    Rosmini verified

    Kabid Dikdas Syamsir: Ujian Akhir SDN di Pangkep Digelar Serentak
    UPTD SMP Negeri 1 Karossa Peringati Harkitnas Dengan Pakaian Adat
    Kepsek SMPN 1 Bungoro: Saatnya Terima Siswa Baru 2022
    UPTD SDN Kondosopata Siap Sukseskan Jambore Cabang  Kwarcab Pramuka Mamuju Tengah

    Follow Us

    Recommended Posts

    Selamatkan Hutan di Jawa, Rimbawan Perhutani Gelar Aksi Damai
    Selamatkan Hutan di Jawa, Rimbawan Perhutani Gelar Aksi Damai
    Rumah Kompetensi Indonesia: Magang atau Bekerja?
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!